Keseruan Deklarasi Warga Net (Netizen) MPR-RI 2018 #Day3

Keseruan Deklarasi Warga Net (Netizen) MPR-RI 2018 #Day3

Bismillahirrahmanirrahim

Foto bersama di Hari ke-3
Seperti biasa, pagi-pagi sarapan dulu di Hotel lalu berangkat lagi. Hari ini kami akan kembali lagi ke gedung MPR. Agenda hari ini adalah penyerahan teks deklarasi yang telah di tandatangani kemarin kepada Sekretaris Jendral MPR-RI sekaligus menutup acara gathering nasional kali ini. Eh iya, bagi yang ingin tahu acara Gathering MPR-RI itu sejak tahun berapa dan diadakan dimana saja, bisa dilihat di inforgrafis yang ada dibagian akhir dari tulisan ini.

Check kehadiran lagi di Gedung MPR-RI

Sedikit cerita tentang hari ketiga ini. Kami cukup semangat karena hari ini adalah saatnya penyerahan teks Deklarasi Netizen MPR-RI kepada Sekretaris Jendral MPR-RI yakni Bapak Dr. Ma’ruf Cahyono SH.MH. Penyerahan ini akan dilaksanakan kembali di tempat yang sama pada hari ke-2, yaitu di Gedung MPR-RI lantai 2.

Detik dimana Pak Ma’ruf Cahyono memasuki ruangan
Bapak Ma’ruf-Sekertaris Jendral MPR-RI dan Ibu Siti-Kepala Bagian Humas MPR-RI

Sambil menunggu bapak Sesjen datang, kami sempat mengadakan sharing-sharing tentang hal-hal yang kami harapkan dari Gathering MPR-RI ke depannya bila ada. Beberapa hal yang disampaikan melalui dua orang teman kami adalah bila ada gathering berikutnya diharapkan para warga net dapat dibawa berkunjung ke kantor google. Kami juga berharap agar ada komunikasi dengan google dan edukasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan dunia google yang wajib diketahui oleh warga net.

Tak lama waktu berselang. Sekira 20 menit, Sesjen MPR-RI telah tiba dan memasuki ruangan. Diskusi kami pun juga usai dan kembali duduk rapih menyambut kedatang beliau. Acara kemudian dibuka dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Menyanyikan lagu Indonesia Raya

Setelah itu, kami pun kembali membacakan teks Deklarasi Warganet di depan para petinggi MPR-RI ini. Para hadirin pun langsung berderi dan membacakan teks secara bersamaan. Ada rasa gembira dan bangga serta haru bisa hadir menyaksikan momen ini.

Dari tulisan sebelumnya (gathering hari pertama dan hari-2) dan di sini pun selalu menyebut-nyebut teks deklarasi. Mungkin ada yang bertanya-tanya, apa sih isi deklarasinya? Nah, karena ini hari terakhir dan peresmian secara sah. Saya akan berbaik hati membocorkan isi deklarasi tersebut.

Teks Deklarasi Netizen MPR-RI
1. Tidak menyebarkan konten Hoax dan SARA
Fenomena ini cukup sering kita temui dalam dunia digital yang semakin maju. Banyak dari masyarakat yang kadang menelan mentah-mentah suatu berita dan langsung membagikan berita yang ada. Sesungguhnya sikap membagikan suatu berita adalah hal yang baik, namun membaca dan memperhatikan konten serta mengetahui sumber yang jelas dari berita yang ada haruslah diperhatikan terlebih dahulu sebelum menyebarluaskan berita tersebut. Begitu pula untuk konten SARA, banyak diantaranya di kemas dalam bentuk-bentuk yang mungkin bisa diterima masyarakat luas. Salah satunya konten yang dikemas dalam hal-hal Lucu namun sebenarnya sangat menyinggung pihak-pihak tertentu dan tak layak menjadi konsumsi publik.

Pembacaan Deklarasi Netizen MPR-RI
Pembacaan Deklarasi Netizen MPR-RI diikuti oleh seluruh hadirin
2. Bijak bermedia sosial sesuai dengan Pancasila
Kita ketahui bersama bahwa Pancasila adalah ideology yang mengandung nilai-nilai yang seharusnya diterapkan dalam setiap lini kehidupan. Pancasila juga telah dijabarkan dalam suatu pengamalan pancasila dimana kita dapat dengan mudahnya mencontoh sikap-sikap yang telah dijabarkan tersebut. Nah, sikap ini tidak hanya untuk diterapkan di dunia nyata, namun selayaknya juga dalam dunia maya. Karena saat ini, dunia maya merupakan suatu ruang untuk saling berinteraksi satu sama lain melalui media sosial. Oleh karena itu, pengamalan Pancasila seperti saling menghargai, berempati, tidak menyebar ujaran kebencian, dan lain sebagainya sungguh suatu keharusan untuk diterapkan dalam interaksi sosial kita untuk menciptakan masyarakat yang harmonis.

3. Menerapkan Empat Pilar MPR-RI dalam literasi digital
Apasih Empat Pilar MPR-RI? Dan mengapa perlu diterapkan dalam literasi digital? Nah, perlu kita ketahui bahwa Empat Pilar MPR-RI ini adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika. Sementara Literasi Digital adalah suatu wadah dimana masyarakat dapat dengan mudah dan cepat mengakses informasi secara digital utamanya melalu ponsel pintar mereka. Bila nilai-nilai empat pilar ini kurang diterapkan, informasi yang beredar bisa jadi dibuat tanpa landasan dan etika yang baik. Hal ini dapat mengancam moral bangsa serta mampu memecah kedamaian menjadi sebuah kerusuhan dimana-mana.

4. Bersatu membuat keren Indonesia dengan konten yang positif
Syukur, Alhamdulillah, saat ini banyak sekali komunitas atau individu-individu yang membuat gerakan-gerakan positif untuk menebarkan nilai-nilai positif di masyarakat. Dengan bersatu maka kita akan membuat Indonesia yang keren ini tambah keren. Dengan menyebarkan konten-konten positif, diharapkan Indonesia bisa lebih terekspose dengan hal-hal positif di dalamnya.

Pesan-pesan oleh Bapak Ma,ruf Cahyono

Antusianme peserta mencatat dan memperhatikan pesan-pesan dari Sesjen MPR-RI
Inilah empat komitmen yang disepakati dalam diskusi yang berahir tanpa voting alias musyawarah mufakat. Dalam acara ini, Pak Ma’ruf selaku Sesjen MPR-RI menyampaikan bahwa perwakilan-perwakilan dari berbagai kota ini bertugas untuk membawa empat komitmen ini ke daerah masing-masing. Kami diharapkan mampu mewakili daerah kami agar dapat menyampaikan pesan-pesan atau nilai-nilai pancasila dapat disampaikan kepada Masyarakat dalam bentuk aktual atau keseharian.
Foto bersama Delegasi Makassar dengan Sekretaris Jendral MPR-RI
Demikian keseruan kami. Meski baru berjumpa, namun rasanya sudah lama kenal. Rasanya sudah seperti keluarga besar yang baru dipertemukan. Oh iya, ini ada oleh-oleh dari dalam ruangan MPR-RI. Taaaraaaaaaa…. (liat gambar hehehe)

Ini dia infografis yang dijanjikan. Semoga bermafaat ya.

Alhamdulillahirabbil`alamin
Makassar-Antang, 
15 Desember 2018 

0 thoughts on “Keseruan Deklarasi Warga Net (Netizen) MPR-RI 2018 #Day3

  1. Pak Ma'ruf andalan gueee,, sejak pertama datang ke Makassar saya suka beliau hahahahahah karena miripki ben joshua ahahahah. congrats evhy semoga mampu mengedukasi para netizen untuk share hal-hal baik ya nanti . semangattt selalu

    btw,
    karena saya visual banget anaknya, foto di postingan ini kasih rata dengan tulisan dong biar liatnya enak hiheheheheheh

  2. Semoga kita semua para netizen jadi terinspirasi untuk selalu membuat konten positif dan selalu menyaring berita yang sampai kepada kita agar tidak menjadi salah satu mata rantai penyebaran hoax

  3. It'so amazing, ,berpeluang mengikuti acara seperti ini sangat luar biasa. .By the way, itu Putra Raya serius amat yah pas nyanyikan lagU Indoneisa Raya. .Penuh penghayatan.. Good Citizen ..and nitizenn..hehhe

  4. Wah lengkapnya kak evhy menulis. Sampe hari ketiga tawwa. Deh saya 3 hari kurapel jadi 1 tulisan. Lagi mauka ini juga bisa konsisten nulis kak tiap hari. Maunya sih begitu. Salutka sama kita makin kesini makin rajinki ngepost. Semangat kak.

  5. Ini cerita yang saya tunggu-tunggu, cerita berseri dari event yang keren banget! Mudah-mudahan setiap mengunjungi event kece kak Evhy bakal tulis di blog biar bisa tahu apa yang terjadi XD *emak-emak kepo

  6. Semangat menebar konten positif Dan berbagi hal-hal positif. Nda salah memang evhy Dan Tim yang mewakili AM ke event ini, semua menulis dengan lengkap. kerennn

  7. Yeahh, yuk kak nanie sama-sama semangat menebar konten positif. Semoga semuanya netizen juga bersama-sama menebar konten positif ya kak. Alhamdulillah kak, diberikan kesempatan ke sini dan harus membayarnya dengan tulisan πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top