Bismillahirrahmanirrahim

7 Alasan Menulis Blog Travel and Food Blogger by Evhy Kamaluddin
Jika ditanya mengapa menulis blog? Saya jadi terkenang masa lalu. Masa di mana pertama kali mulai membuat blog dan menulis di dalamnya. Sedari tadi berpikir, waktu itu kenapa ya saya tiba-tiba membuat blog? Hmm.. Setelah membawa pikiran ini jauh ke tahun 2010 hingga ke masa sekarang, akhirnya saya menemukan tujuh alasan mengapa evhykamaluddin.com kemudian hadir di muka bumi.
1. Ikut-ikutan 😀
Jadi waktu itu tak sengaja melihat teman yang sedang asyik di depan komputer.
“Bikin apa?” tanya saya yang penasaran melihat wajahnya yang begitu serius mengutak-atik sesuatu di depan komputer. 
“Ini” jawabnya sambil memperlihatkan sebuah situs yang ia buka dan ubek-ubek dari tadi. Setelah check dan recheck ternyata itu adalah situs pribadi yang ia miliki. Situs bernama blog di mana beliau menuangkan cerita-cerita perjalanan hidupnya.

2. Menyalurkan hobby menulis
Dari sejak SMA saya sudah suka menulis. Biasanya menulis puisi atau cerita pendek yang tak pernah dipublikasikan kecuali harus dibaca di kelas karena alasan tugas atau harus dipajang di mading unuk ikut lomba mading dalam rangka Porseni sekolah. Dari teman tadi, muncullah kembali gairah tuk menulis keseharian meski hanya konsumsi pribadi.

3. Menjadi jejak hidup
Terinspirasi dari teman-teman yang memiliki blog, saya pun memutuskan untuk menjadikan blog sebagai tempat mengukir jejak-jejak kehidupan diri. Mulai dari apa yang saya lakukan, apa yang terjadi, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan keseharian.

4. Sharing is Caring
Selama masa-masa kuliah tahun 2010, saya memang tak intens menulis. Seperti yang saya bilang tadi menulis hanya sekedar hobi. Jika banyak kesibukan, hobi ini bisa saja terabaikan. Namun sejak tahun 2014, saya mulai melirik kembali blog dan mencoba menghidupkannya. Meskipun masih seputar pengalaman pribadi dan keseharian, namun di tahun tersebut lebih mengutamakan kepada pengalaman yang lebih positif. Pengalaman dimana orang-orang yang membaca tulisan tersebut dapat mengambil suatu hikmah atau pelajaran sehingga tercapailah misi “Sharing is Caring” ini.

5. Rejeki tambahan
Belakangan setelah mulai mempublikasikan blog secara luas, bergabung di komunitas blogger baik lokal maupun nasional, dan mengikuti beberapa acara yang membahas tetang blog, saya pun merasakan buah dari menulis di blog. Beberapa tulisan berbayar mulai berdatangan meski memang tak seberapa. Namun, seberapa pun itu haruslah kita syukuri. Paling tidak bisa menjadi rejeki tambahan untuk beberapa kebutuhan utamanya dalam membeli domain untuk blog sendiri.

6. Memperluas Networking
Nah, ini salah satu dari berbagai alasan untuk tetap menulis di blog. Semua itu karena… dapat teman baru dan memperluas networking. Memperluas networking artinya memperluas silaturahim dan memungkinkan kita berinteraksi satu sama lain membentuk sebuah komunitas. Dari komunitas tersebutlah, kita saling menjaga silaturahim sehingga rejeki pun juga bertambah lancar. Tidak hanya itu, kita juga bisa saling memotivasi untuk tetap menulis. Jadi dari hal ini, terbuktilah bahwa “Menjalin silaturahmi, menambah rejeki”.

7. Meng-upgrade Ilmu
Ini dia salah satu benefit dari menulis di blog. Sebelum kita menuliskan sesuatu, biasanya kita akan mencari beberapa informasi tambahan untuk memperkaya bahan tulisan, atau pun sekedar memastikan informasi tersebut benar atau tidak. Oleh karena itu, proses menulis itu sendiri membuat kita belajar lebih banyak demi mempersembahkan tulisan yang berkualitas. Bukan itu saja, melalui komunitas yang mengadakan kopdar, kelas-kelas mengenai bloger, dan group-group online tempat bertanya apapun seputar blog atau kepenulisan membuat kita lebih mudah belajar dan meningkatkan pengetahuan maupun kemampuan dalam dunia blogging,  kepenulisan, dan hal-hal lainnya yang mungkin kita butuhkan. 
Sepertinya itu saja kali ini. Saya ingin berterima kasih kepada kakak-kakak blogger yang telah mengajarkan dan membagi ilmunya baik secara langsung maupun melalu tulisan-tulisannya. Mari terus berkarya dan tetap membagi hal-hal positif kepada masyarakat melalu tulisan-tulisan kita.
Nah, untuk kamu yang menulis blog, sekarang giliran kamu menjawab pertanyaan “Kenapa nulis blog?” Yuk jalin silaturahmi dengan menulis satu alasan “Mengapa kamu menulis blog?” Di kolom komentar ya JDitunggu!

Tulisan ini diikutkan dalam #BPN30DayChallenge2018 #bloggerperempuan #Day1 

Alhamdulillahirabbil’alamin 🙂
Makassar-Antang, 
20 November 2018

You might also enjoy:

0 Comments

  1. Aku suka alasan nomor 4, yess indeed ‘sharing is caring’. Pengalaman yang dibagi bisa jadi pelajaran dan informasi bagi orang lain. Syukur2 kalau pembaca bisa memetik hikmah atau manfaat. Keep sharing yaa Vhy 😘.

  2. Saya menulis blog awalnya karena iseng. Tapi ternyata lanjut terus karena ternyata ada yang baca. Saya setuju semua poin diatas terutama pada bagian menambah ilmu.

  3. Saya awal menulis blog karena apa yah? Kayaknya supaya bisa punya blog yang jadi persyaratan untuk jadi anggota komunitas blogger. Ternyata semakin kemari menulis blog itu semakin menyenangkan apalagi kalau ada yg komen. Sayanya baru-baru ini saya menemukan fakta kalau menulis blog tidak lagi semenyenangkan dulu karena teman-teman ku yg rajin menulis di blognya dulu tidak lagi rajin membagi tulisannya…

  4. sy juga alasan nulis blog awalnya krn keharusan dr komunitas tp lama-lama jd t4 curhat..hehe
    setuju skali sm sharing is caring krn sy juga salah satu org yg selalu cri informasi lewat blog-blog org.. info tentang traveling atw apapun itu.. jdnya makin terinspirasi untuk slalu ngblog, kali aja blogny bisa bermanfaat hehe

  5. Sama kak unga, dulu masih ikut-ikutan terus jadi tempaf curhat dan masih malu2 untuk share ke orang-orang, ada yang komen jadi senang dan tambah semangat. Lama-lama ikut komunitas, jadi tambah semangat ngeblognya

  6. Betul banget kak. Kita tidak pernah tahu mungkin saja ada orang yang membutuhkan informasi tersebut. Meski hanya 1 orang, namun cukup bermanfaat untuk orang tersebut, syukur alhamdulillah, dan semoga jadi amal jariah. Aamiinn 😊

  7. Ke tujuh alasan di atas juga jadi alasanku untuk terus menulis, meskipun kadang rasa malas melanda. Yang paling Saya garisbawahi adalah poin berbaginya. Menulis adalah salah satu Cara beebagi yang termasuk mudah dilakukan dan memberi banyak manfaat. Yang jadi masalah di Saya adalah konsistensinya xD

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Enable Notifications    Ok No thanks