Penataan studio murah tapi tampilan elegan dan menarik adalah dambaan setiap youtuber yang menggunakan studio untuk pembuatan karyanya. Apalagi untuk youtuber pemula tentu sangat menginginkan studio yang proper dengan biaya yang terjangkau.

Jadi ceritanya, sejak tahun 2016 saya tertarik di dunia fotografi. Alhasil saya pun menginvestasikan uang untuk membeli kamera, lighting, ring-light, tripod, dan properti foto seperti alas foto, dan sebagainya. Hal ini tentu menghabiskan uang jutaan rupiah yang bagi saya tak sedikit.

Studio youtuber pemula
Pict by William f. santos from unsplash.com

Mengingat semua kebutuhan seperti kamera dan lighting sudah ada serta alat pendukung lainnya. Kenapa tidak mulai memproduksi video? Sampai akhirnya, saya pun memutuskan untuk menata studio.

Kadang keadaan tidak selalu mulus. Setiap kali rasanya ada yang kurang dan keinginan suka berganti dan sering iri sama konten kreator yang kontenya keren dan studionya juga terlihat keren.

Karena kebiasaan nonton dan pengen kayak mereka, banyak banget properti foto ataupun barang-barang yang dibeli tapi sebenarnya tidak perlu. Jika kalian seperti saya atau baru ingin memulai karis sebagai youtuber dan ingin membuat studio sendiri, bisa simak beberapa hal yang perlu kalian perhatikan dalam penataan studio youtube atau produksi video.

Tips Penataan Studio Youtube

Kali ini, saya ingin berbagi tips tentang hal apa saja yang penting disiapkan oleh konten kreator dalam penataan studio.

Lokasi Studio

Memilih lokasi studio sebenarnya gampang-gampang susah apalagi jika menyangkut budget. Untuk konten kreator pemula dengan budget minim, rumah atau kamar sendiri adalah lokasi studio yang paling murah bahkan gratis.

Namun, segalanya beresiko. Untuk tempat yang cukup ribut maka kamu membutuhkan perangkat pengeditan yang mumpuni untuk mengedit suara. Jika bukan pengeditan maka kamu membutuhkan perangkat perekaman suara yang jauh lebih baik agar tidak ada noise suara yang kedengaran.

Tata ruang

Untuk tata ruang, sebenarnya tergantung perspektif dan konten yang ingin dibuat. Apakah akan lebih banyak bicara di depan kamera ataukah lebih banyak shoot ke benda atau hal-hal lain di sekitarnya. Untuk konten kreator seni yang lebih banyak menampilkan pembuatan dan proses karya. Ruang kecil dengan meja kecil sudah cukup untuk melakukan shoot pembuatan karya.

Jadi semua tergantung konsep video kita. Mengetahui konsep video diawal akan membuat kita mampu mengontrol pengeluaran yang tidak perlu dalam penataan studio.

Pencahayaan (Lighting)

Salah satu bagian penataan yang diperlukan dalam melakukan pengambilan gambar di studio adalah pencahayaan (lighting). Agar alat rekam mampu mengambil gambar yang bagus dan jelas, diperlukan pencahayaan yang mumpuni. Oleh karenanya, sebagai konten kreator penting sekali untuk memilih pencahayaan yang tepat.

Yang paling murah adalah cahaya matahari. Kalian bisa memanfaatkan cahaya matahari dari jendela untuk memberikan cahaya yang cukup pada saat pengambilan gambar. Tentu saja hal ini hanya bisa dilakukan di pagi hingga sore hari.

Untuk yang melakukan pengambilan gambar di malam hari tentu membutuhkan cahaya buatan yang berasal dari lampu. Beberapa alternatif lampu yang dapat kamu gunakan adalah sebagai berikut.

  1. Softbox. Terdapat banyak pilihan softbox yang dapat kamu gunakan mulai dari yang harganya paling dibawah 100ribuan hingga jutaan rupiah. Kamu dapat menyesuaikan budget kamu.
  2. Ring-Light. Salah satu yang paling digemari oleh konten kreator di bidang kecantikan adalah ring-light. Hal ini karena pantulan cahaya yang berbentuk lingkarang akan muncul di bola mata sehingga mata terlihat lebih cantik.

Untuk lampu yang digunakan dalam softbox sendiri dapat bermacam-macam. Untuk kalian yang punya budget 100ribuan dan memiliki softbox E-27, saya menyarankan untuk membeli lampu BARDI Smart Home.

Saya sendiri menggunakan Lampu BARDI Smart LED 9 W. Dikatakan smart karena kemampuannya yang bisa berubah warna dan dapat dikontrol melalui smartphone.

Bardi Smart LED 9W
Bardi Smart LED 9W

Lampu ini memiliki 16 Juta warna RGB. Tingkat kecerahannya pun juga bisa diubah dari 900 lumen ke 90 lumen. Jadi bisa terang bisa redup sesuai dengan tingkat intensitas cahaya yang diinginkan. Mantap kan? Cukup beli satu lampu tapi bisa merasakan manfaat yang sebsar-besarnya.

Yang paling mengesankan dari hal itu adalah kita bisa mengontrolnya dari jarak jauh. Untuk saya yang bekerja sendiri di studio, merekam sendiri, diperlukan perangkat yang dapat dioperasikan jarak jauh lewat smartphone.

Intensitas cahaya Bardi smart LED
Perubahan Intensitas cahaya Bardi smart LED

Namun, setiap produk pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Hal yang sedikit mengganggu adahal proses koneksi menggunakan wifi. Jika jaringan wifi kurang satabil kadang susah mengkoneksikannya atau bahkan tidak bisa konek jika tidak ada jaringan wifi. Untuk mensiasatinya, kamu perlu jaringan wifi atau mengaktifkan wifi.

Entah saya yang kurang paham cara instalnya, tapi begitulah kira-kira. Mungkin itu saja halangannya, tapi kalau sudah konek bisa sangat efektif dan membantu sekali. Apalagi banyak varian warna yang bisa diaplikasikan dalam studio. Tidak perlu gonta ganti lampu. Cukup satu lampu tuk banyak warna.

Alat rekam gambar atau video

Dalam pengambilan gambar yang terpenting adalah kamera. Kamu bisa menggunakan kamera apa saja yang bisa merekam video. Untuk standar youtube disarankan menggunakan mode perekaman HD.

Saat ini smartphone dengan harga 1 – 2 jutaan sudah sangat mumpuni untuk melakukan pengambilan video. Tentu saja didukung dengan pencahayaan yang sesuai.

Oh iya, dalam merekam kamu juga membutuhkan tripod agar perekaman bisa stabil. Khususnya buat kamu yang merekam sendiri di studio. Kamu juga butuh perangkat remote jika kamera kamu tidak dapat terhubung ke wifi dan dikontrol lewat smartphone. Kamu bisa menggunakan BARDI IR-Remote. Kamu bisa mengontrol sejauh 10 M untuk berbagai keperluan perangkat baik kamera, tv, dan yang lainnya.

Bardi smart ir remote
BARDI Smart IR-Remote

Alat Perekam Suara

Banyak yang bilang kalau suara kadang lebih penting dibandingkan gambar. Namun, menurut saya semua punya proporsinya masing-masing. Meski memang tidak bisa dipungkiri suara yang jernih akan lebih mendukung kualiats video dibandingkan gambar yang jernih tapi suara kresek-kresek.

Maka dari itu pastikan kamu memiliki perangkat perekam suara seperti MIC untuk membuat suara jauh terdengar lebih besar. Selanjutnya kamu bisa edit menggunakan apliaksi pengeditan video dan mengaplikasikan peredam noise (noise reduction) sehingga suara kita jauh lebih jernih.

Kalau saya menggunakan mic yang versi murah terus diedit deh suaranya. Untuk kamu yang punya aplikasi edit i-movie di laptop atau aplikasi lainnya yang memiliki peredam noise. Jadi sekarang mau nabung buat beli macbook biar edit pake i-movie aja lebih gampang. Budgetnya emang ngga murah jadinya mesti nabung hehehehe ☺️

Sekian tips kali ini semoga bermanfaat. Sekali lagi saya mengingatkan bahwa sebaiknya teman-teman menentukan dulu konsep video yang diinginkan, agar tidak buang-buang uang untuk investasi yang tidak perlu. Jikalau pun suatu saat butuh upgrade, barulah waktunya untuk membeli lagi barang-barang yang diperlukan. Jangan sampai kayak saya yang barang-barangnya akhirnya menumpuk di rumah dan lebih banyak nganggurnya dari pada produksi kontennya. πŸ˜“

About Author

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

My name is Evhy, and I am Indonesian. I write about my daily life, food, book, adventure, beauty, fashion, useful information, and many things.
For any question or business inquired please contact me on evhy,project@gmail.com

Instagram: @evhykamaluddin
Check out my portfolio of Art and Photography: karya.evhykamaluddin.com

3 Comments

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Enable Notifications    OK No thanks